WAY KANAN-LIBASNEWS7.COM
Kepala Kampung Tanjung Dalam Iwan Fatra Mengecam Keras Perlakuan Pihak Pondok Pesantren Nurul Falah (Kampung Sukamaju) yang Semena-mena Memberhentikan Santrinya Secara Sepihak Tanpa Adanya Peringatan atau Pemberitahuan Kepada Orang Tua Santri Tersebut, Jumat (20/02/2026).
Menurutnya hal tersebut tidak pantas terjadi dilingkungan pendidikan, apalagi ini adalah Pondok Pesantren,tempat pendidikan dan menimba ilmu agama.
“Harusnya Jadi Panutan Karena ini Pondok Pesantren kalau anak didik / santri tersebut nakal panggil orang tuanya atau kirim sutat peringatan jangan Malah Diberhentikan Santrinya Secara Sepihak, Pondok Pesantren Macam Apa ini?, Lebih Baik Bubarkan Saja Ponpes ini”, Ujar Iwan Fatra Dengan Nada Kesal.
Menyikapi Informasi Tetsebut Awak Media ini Melakukan Konfirmasi Kepada Santri Tersebut yang Berinisial FR dan Kepada Orang Tua Santri Berinisial SW, dan Orang Tua Wali Menerangkan Bahwa Berita Itu Benar Bahwa anaknya Telah Diberhentikan Secara Sepihak Oleh Ponpes Nurul Falah,
“Setelah Mendapat Kabar Bahwa anak saya sudah dikeluarkan dari pondok pesantren nurul falah dan menurut cerita anak saya pernah Mendapatkan tindakan kekerasan (Ditampar.red) dari salah satu tenaga pengajar Berinisial ST dan Sekaligus Menantu dari Pimpinan Pompes MP, Lalu saya kepondok untuk menanyakan perihal tersebut namun yang saya dapatkan hanya bahasa tantangan dari pihak ponpes (memang betul anak bapak kami berhentikan, kalo kurang seneng bapak mau apa. Red)”, terang SW.
Tentunya apapun alasanya tindakan kekerasan kepada santri dan pemberhentian secara sepihak adalah suatu cerminan bahwa Ponpes Nurul Falah sangat Buruk dalam Menerapkan Proses mendidik santrinya apalagi tindakan semena-mena pemberhentian sepihak sangat lah disayangkan oleh beberapa pihah, salah satunya Kepala Kampung Tanjung Dalom Iwan Fatra.
Sampai Berita ini diterbitkan pihak Ponpes (Pimpinan Ponpes) Saat Dikonfirmasi terkait Hak Jawab Belum Bisa Dihubungi Bahkan Pesan Via Wastapp pun Tidak Dibalas.
(Tim)
