Latihan Perdana Pencak Adat Lampung Sekinci Kinci Bersama Brigif TP 45/SB Digelar di Way Rarem

Oplus_131072

Lampung Utara – LIBAS NEWS7.COM

Perguruan Pencak Adat Asli Lampung (PPAAL) Sekinci Kinci menggelar latihan perdana bersama seluruh anggota Brigif TP 45/SB di kawasan Taman Wisata Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Jumadal Aulia, Camat Abung Pekurun, Guru Besar Perguruan Sekinci Kinci, Ketua DPC Sekinci Kinci Lampung Utara, Ketua Harian IPSI Lampung Utara, Dr. Insani selaku Direktur Rumah Sakit CMC Lampung Utara, serta para pelatih Perguruan Pencak Adat Asli Lampung Sekinci Kinci.
Ketua DPC Sekinci Kinci Lampung Utara, Imam Suhada, dalam sambutannya menyampaikan sejarah singkat Perguruan Pencak Adat Asli Lampung Sekinci Kinci.

Ia menjelaskan bahwa ilmu pencak tersebut diperoleh Guru Besar Hasbullah yang bergelar Tuan Rajo Margo melalui proses spiritual dan pertapaan selama 40 hari di kawasan Bukit Pesagi, Lampung Barat.
Imam Suhada juga mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, latihan bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antara masyarakat dan anggota Brigif TP 45/SB.

“Pencak Adat Asli Lampung Sekinci Kinci merupakan warisan budaya daerah yang harus terus dilestarikan. Kehadirannya tidak hanya sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana mempererat persatuan dan persaudaraan tanpa membedakan latar belakang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kolonel Inf. Jumadal Aulia menjelaskan bahwa kegiatan latihan bersama ini merupakan bentuk kerja sama antara Brigif TP 45/SB dengan Perguruan Pencak Adat Asli Lampung Sekinci Kinci.

“Kegiatan ini bertujuan melatih anggota Brigif TP 45/SB sekaligus mengenalkan budaya asli Lampung kepada para prajurit. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat di Kecamatan Abung Pekurun,” katanya.

Ia berharap program latihan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga para anggota Brigif tidak hanya memperoleh kemampuan di bidang kemiliteran, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tambahan dalam bidang seni budaya daerah.

“Sebagai komandan, saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga latihan bersama ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan, menandai dimulainya sinergi antara Brigif TP 45/SB dan Perguruan Pencak Adat Asli Lampung Sekinci Kinci dalam upaya melestarikan budaya serta memperkuat persaudaraan di Kabupaten Lampung Utara.

Pewarta : Hepni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *