{"id":11213,"date":"2025-09-21T16:00:40","date_gmt":"2025-09-21T16:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213"},"modified":"2025-09-21T16:00:40","modified_gmt":"2025-09-21T16:00:40","slug":"asst-prof-dr-edi-ribut-harwanto-s-h-m-h-pelanggaran-pengangkatan-pegawai-non-asn-bisa-dijerat-sanksi-pidana-dan-sanksi-administratif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213","title":{"rendered":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 LIBASNEWS7.COM<\/p>\n<p>Pegawai Non-ASN atau nama lainnya wajib di selesaikan penataan nya paling lambat bulan Desember 2024 dan sejak undang undang ini mulai berlaku instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai Non-ASN atau nama lain selain pegawai ASN. Hal itu juga diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) No: 1119 \/PUU-XXII\/2024 tangal 3 Oktober 2024 yang menolak seluruhnya permohonan uji materil pasal 66 UU ASN yang diajukan oleh Dhisky, S.S., M.Pd., M.Si salah seorang guru honorer Kelurahan Mangarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Oleh sebab itu, pengangkatan pegawai Non-ASN pada periode Desember 2024 keatas, berpotensi besar melakukan perbuatan melawan hukum yang dapat di ancam, sanksi administratif dan sangksi pidana bagi yang melakukan pelanggaran tersebut.<br \/>\nHal tersebut di katakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H., C.LAd, C. LC., C.CM., C.MT saat dimintai pendapat hukum oleh para wartawan di Jakarta Minggu (21\/9\/2025) sore. Menurut pakar hukum pidana ekonomi alumni Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Undip Semarang ini, penegasan larangan pengangkatan pegawai Non-ASN terhitung sejak Desember 2024 telah di tuangkan dalam teks UU No 20 Tahun 2023 dalam ketentuan Pasal 66 yang diperkuat dengan Putusan MK yang menolak keseluruhan permohonan uji materil Pasal 66 UU No 20 Tahun 2023. Pasal yang di uji ke MK adalah Pasal 66, yaitu berbunyi,\u201cPegawai Non-ASN\u00a0\u00a0atau nama laianya wajib di selesaikan penataanya paling lambat Desember 2024\u00a0\u00a0dan sejak undang undang ini mulai berlaku instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai Non-ASN\u201d.\u00a0\u00a0Menurut pandangan Hakim Ketua Suhartoyo dan tujuh hakim anggota lainnya, Pasal 66 telah memberikan kepastian hukum yang adil dan perlindungan hukum yang tidak bersifat diskriminatif, sehingga tidak bertentangan dengan Pasal 1 ayat (3) Pasal 27\u00a0\u00a0ayat (2), Pasal 28D ayat (1)., Pasal 28D ayat (2)\u00a0\u00a0UU RI\u00a0\u00a0Tahun 1945, bukan sebagaimana yang didalilkan oeh pemohon . Dengan demikian dalil dalil pemohon adalah tidak beralasan menurut hukum untuk seluruhnya. Putusan MK ini memperkuat ketentuan Pasal 66 UU No 20 Tahun 2023 Tentang ASN. Selanjutnya, di tegaskan Pasal 65 ayat (1), di tegaskan,\u201d pejabat Pembina kepegawaian dilarang mengangkat pegawai Non-ASN untuk mengisi jabatan ASN\u201d. Ayat (2) \u201cLarangan sebagaimana di maksud ayat (1) berlaku juga bagi pejabat lain di instansi pemerintah yang melakukan pengangkatan pegawai non-ASN.\u201dAyat (3),\u201d pejabat Pembina kepegawaian atau pejabat lain sebagaimana di maksud pada ayat (1) dan ayat (2) yang mengangkat pegawai non-ASN untuk mengisi jabatan ASN dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan\u201d. \u201cSeluruh pejabat Pembina atau pejabat lain di instasi pemerintah tidak boleh mengangkat pegawai Non-ASN mulai periode Desember 2024 hingga kini,\u201dkata Edi Ribut Harwanto yang juga seorang pengacara senior di Jakarta ini.<br \/>\nSaat mendapat pertanyaan wartawan, bagaimana dampak hukum terhadap pejabat Pembina atau pejabat lain yang melakukan pengangkatan pegawai Non-ASN pada periode Desember 2024, apakah ada sangksi pidana ?\u00a0\u00a0Menjawab pertanyaan wartawan, Edi Ribut Harwanto menjelaskan, bahwa bagi pejabat pembina atau pejabat lain yang melakukan pelanggaran maka terancam dua sangksi sekaligus. Pertama, sanksi pidana secara mandiri dan sanksi administratif terhadap institusi pemerintah daerah jika terjadi pelanggaran.<br \/>\nSanksi administrative pertama, terhadap pemerintah daerah dimana pejabat Pembina atau pejabat lain, melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan pengangkatan pegawai Non-ASN sehingga mempengaruhi belanja pegawai melebihi angka 30 persen diluar tunjangan guru sebagaimana di atur didalam ketentuan Pasal 146 ayat (1) dan ayat (2), maka sesuai ketentuan Pasal 148 daerah dapat dikenakan sangksi penundaan dan atau pemotongan dana TKD\u00a0\u00a0yang tidak ditentukan penggunaanya. Sanksi kedua, jika ada pejabat Pembina atau pejabat lain tetap melaksanakan melakukan rekrutmen pegawai non-ASN masa periode Desember 2024 maka, potensi terjadinya kerugian keuangan negara yang bersumber dana APBD untuk memberikan honorarium kepada pegawai Non-ASN dapat di kategorikan perbuatan melawan hukum atau pelanggaran hukum berpotensi merugikan keuangan negara dan perekonomian negara. Kata Edi, unsur unsur\u00a0\u00a0tindak pidana korupsi\u00a0\u00a0yang relevan pertama adalah, adanya penyalahgunaan wewenang, jika pembayaran dilakukan oleh pihak yang berwenang untuk mengelola keuangan, namun menyalah gunakan\u00a0\u00a0posisinya dalam proses pembayaran. Selanjutnya ada keuntungan pribadi atau orang lain, tujuannya adalah mendapatkan keuntungan\u00a0\u00a0financial\u00a0\u00a0atau bentuk lain yang tidak sah, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.<br \/>\nSelanjutnya melawan hukum, proses pembayaran tersebut tidak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya, ada kerugian negara\u00a0\u00a0atau keuangan negara, perbuatanya tersebut harus benar benar menimbulkan kerugian negara atau menyebabkan pengeluaran yang tidak seharusnya. Sehingga, jika memenuhi empat unsur tersebut diatas, maka pejabat Pembina atau pejabat lain dapat dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor, \u201csetiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, atau orang lain atau suatu korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit 200 juta. Pasal 3 UU Tipikor,\u201dsetiap orang yang menyalah gunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana kerena jabatan\u00a0\u00a0atau kedudukan untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi, dapat dihukum penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda sedikitnya Rp 50 juta paling banyak Rp 1 miliar rupiah.\u201d. Didalam ketentuan UU No 1 Tahun 2024 Tentang Perbendaharaan Negara, Pasal 59 ayat (2) Bab XI Penyelesaian Kerugian Negara,\u201d bendahara pegawai negeri bukan bendahara atau pejabat lain yang karena perbuatanya melanggar hukum atau melalaikan\u00a0\u00a0kewajiban yang dibebankan kepadanya\u00a0\u00a0secara langsung merugikan keuangan negara wajib menganti kerugian tersebut\u201d. Pasal 60 ayat (2),\u201dsegera setelah kerugian negara tersebut diketahui kepada bendahara\u00a0\u00a0pegawai negeri bukan bendahara atau pejabat lain yang nyata nyata melanggar hukum\u00a0\u00a0atau melalaikan kewajibannya sebagaimana di maksud\u00a0\u00a0\u00a0didalam ketentuan Pasal 59 ayat (2) segera dimintakan surat peryataan kesanggupan\u00a0\u00a0dan atau pengakuan bahwa kerugian tersebut menjadi tangung jawab nya dan bersedia mengganti kerugian negera dimaksud\u201d. \u201cPenanggung jawab keuangan bendahara umum daerah bertanggung jawab kepada gubernur, bupati, walikota dari segi hak dan ketaatan kepada peraturan atas pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran yang dilakukanya, berdasarkan ketentuan Pasal 53 ayat (4). Setidaknya didalam ketentuan UU ini, pasal 73 ketentuan pelaksanaan tindak lanjut UU ini\u00a0\u00a0berlaku 1 tahun sejak UU ini di undangkan tanggal\u00a0\u00a014 Januari 2024, dan UU berlaku sejak di undangkan Pasal 74, \u201dkata Edi.<br \/>\nLanjut Edi, menjawab pertanyaan wartawan jika ada kepala daerah\u00a0\u00a0gubernur, walikota dan bupati\u00a0\u00a0di Indonesia yang mengalami masalah dengan THL dan atau tetap melaksanakan diskresi untuk tetap melanjutkan mempertahankan pegawai non-ASN tetap dipekerjakan\u00a0\u00a0di pemerintahan dan tetap menerima honorarium yang bersumber dari APBN maka hal itu para kepala daerah di Indonesia harus memperhatikan UU No 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan. Dalam melaksanakan diskresi atau kebijakan terkait rekrutmen pegawai non-ASN periode Desember 2024, maka yang harus di perhatikan ketentuan Pasal 23,\u201d diskresi pejabat pemerintahan meliputi, \u201cpengambilan putusan dan atau tindakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan yang memberikan satu pilihan keputusan atau tindakan. Kedua, pengambilan keputusan dan atau tindakan karena peraturan perundang-undangan tidak mengatur. Ketiga, pengambilan keputusan dan atau tindakan karena peraturan perundang undangan tidak lengkap\u00a0\u00a0atau tidak jelas dan pengambilan putusan dan atau tindakan karena adanya stagnasi pemerintahan guna kepentingan yang lebih luas. Sehingga pejabat tata usaha negara dalam hal ini kepala daerah, jika akan mengambil diskresi berkaitan dengan pengangkatan pegawai non-ASN atau THL periode Desember 2024 harus memperhatikan ketentuan Pasal 23 tersebut diatas. JIka, tidak memenuhi empat sarat tersebut diatas, maka diskresi yang dilakukan merupakan perbuatan pelanggaran hukum yang dapat di ancam pidana oleh undang undang, jika diskresi tersebut bertentangan dengan undang-undang yang telah mengaturnya. \u201cKepala daerah boleh mengambil kebijakan tertentu lewat dikresi, namun dikresi tersebut jika ada aturan yang mengatur tidak ada kekosongan hukum maka diskresi tidak di benarkan oleh hukum. Jika, diskresi di laksanakan oleh kepala daerah karena suatu keadaan yang memaksa sekalipun, yang pada akhirnya kepala daerah menanda tangani surat surat uang menimbulkan perikatan secara keperdataan, maka hal itu akan masuk ranah perdata yang harus tunduk pada ketentuan Pasal 1320 BW.<br \/>\nSyarat sahnya suatu perjanjian, kesepakatan kedua belah pihak tidak ada unsur paksa, kecakapan para pihak, karena suatu hal tertentu dan suatu sebab yang halal. Satu yang dilanggar saja di poin empat, karena suatu\u00a0\u00a0sebab yang halal, artinya kesepakatan tidak boleh bertentangan dengan uu, maka kesepakatan tersebut tidak dapat dilaksanakan. Dalam kacamata hukum perdata, dapat dibatalkan (voidable) syarat subyektif yaitu yang dilanggar kesepakatan dan kecakapan para pihak. Kedua, batal demi hukum (void) syarat yang dilanggar syarat obyektif\u00a0\u00a0yaitu suatu hal tertentu dan sebab yang halal. Maksud perjanjian ini dianggap tidak sah\u00a0\u00a0dianggap tidak pernah ada\u00a0\u00a0sejak awal dan tidak memiliki akibat hukum apapun karena cacat hukum yang mendasar.\u00a0\u00a0\u201cSaya mengingatkan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, karena masalah pengangkatan pegawai non-ASN adan atau THL terjadi dimana mana menjadi masalah nasional, maka harus memperhatikan regulasi aturan aturan hukum positif yang telah ada,\u201dkata Edi Ribut Harwanto.(**)<br \/>\n(Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 LIBASNEWS7.COM Pegawai Non-ASN atau nama lainnya wajib di selesaikan penataan nya paling lambat bulan Desember 2024 dan sejak undang undang ini mulai berlaku instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai Non-ASN atau nama lain selain pegawai ASN. Hal itu juga diperkuat dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) No: 1119 \/PUU-XXII\/2024 tangal 3 Oktober 2024 yang menolak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":11214,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[206],"tags":[835,836,171],"class_list":["post-11213","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","tag-asst-prof-dr-edi-ribut-harwanto","tag-m-h-pelanggaran-pengangkatan-pegawai-non-asn-bisa-dijerat-sanksi-pidana-dan-sanksi-administratif","tag-s-h"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"LIBAS NEWS 7\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-21T16:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"958\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"yudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"yudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213\"},\"author\":{\"name\":\"yudi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b13c96c479fe9774e7eba9d4217b104\"},\"headline\":\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\",\"datePublished\":\"2025-09-21T16:00:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213\"},\"wordCount\":1358,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/IMG-20250921-WA0019.jpg\",\"keywords\":[\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto\",\"M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\",\"S.H.\"],\"articleSection\":[\"Jakarta\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213\",\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213\",\"name\":\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/IMG-20250921-WA0019.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-21T16:00:40+00:00\",\"description\":\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/IMG-20250921-WA0019.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/IMG-20250921-WA0019.jpg\",\"width\":958,\"height\":1200},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?p=11213#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/\",\"name\":\"LIBAS NEWS 7\",\"description\":\"MEDIA INVESTIGASI HUKUM &amp; TIPIKOR\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#organization\",\"name\":\"LIBAS NEWS 7\",\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/FB_IMG_1704079002548-removebg-preview-removebg-preview-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/FB_IMG_1704079002548-removebg-preview-removebg-preview-1.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"LIBAS NEWS 7\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/9b13c96c479fe9774e7eba9d4217b104\",\"name\":\"yudi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"yudi\"},\"sameAs\":[\"https:\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/libasnews7.com\\\/?author=5\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7","description":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7","og_description":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif","og_url":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213","og_site_name":"LIBAS NEWS 7","article_published_time":"2025-09-21T16:00:40+00:00","og_image":[{"width":958,"height":1200,"url":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"yudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"yudi","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213"},"author":{"name":"yudi","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#\/schema\/person\/9b13c96c479fe9774e7eba9d4217b104"},"headline":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif","datePublished":"2025-09-21T16:00:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213"},"wordCount":1358,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","keywords":["Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto","M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif","S.H."],"articleSection":["Jakarta"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213","url":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213","name":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif - LIBAS NEWS 7","isPartOf":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","datePublished":"2025-09-21T16:00:40+00:00","description":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#primaryimage","url":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","contentUrl":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","width":958,"height":1200},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/?p=11213#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/libasnews7.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H : Pelanggaran Pengangkatan Pegawai Non-ASN Bisa Dijerat Sanksi Pidana dan Sanksi Administratif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#website","url":"https:\/\/libasnews7.com\/","name":"LIBAS NEWS 7","description":"MEDIA INVESTIGASI HUKUM &amp; TIPIKOR","publisher":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/libasnews7.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#organization","name":"LIBAS NEWS 7","url":"https:\/\/libasnews7.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FB_IMG_1704079002548-removebg-preview-removebg-preview-1.png","contentUrl":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/FB_IMG_1704079002548-removebg-preview-removebg-preview-1.png","width":500,"height":500,"caption":"LIBAS NEWS 7"},"image":{"@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/libasnews7.com\/#\/schema\/person\/9b13c96c479fe9774e7eba9d4217b104","name":"yudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/254058a0663e410ce5c4fe9af32656b8dbf49377c70e63f50177262c0e9adf77?s=96&d=mm&r=g","caption":"yudi"},"sameAs":["https:"],"url":"https:\/\/libasnews7.com\/?author=5"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/libasnews7.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250921-WA0019.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11213"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11213\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11215,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11213\/revisions\/11215"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11214"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/libasnews7.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}